Wednesday, February 19, 2014

Rasulullah Membelah Bulan

Apakah betul apa yg difirmankan ALLAH dalam Qur’an jika bulan SAAT ini memang terbelah?
Perhatikan, mukjizat ini bukan hanya sekedar cerita yang cuma dapat
didengar saja, tapi mukjizat Qur’an ini masih dapat dilihat dengan
JELAS SEKALI.
Terlampir adalah foto bulan dari koleksi NASA. Semoga hal itu akan
semakin menyempurnakan keyakinan kita terhadap kekuasan ALLAH dan kerasulan nabi Muhammad SAW.
Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang terkenal
lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah Muhammad SAW hijrah,
berkumpullah tokoh2 kafir Quraiy, seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah
dan Al ‘Ash bin Qail.
Orang2 musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (dengan nada mengejek dan meng-olok2)?”
Rasulullah SAW bertanya, “Apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Coba belah bulan…” Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah agar menolongnya. Lalu Allah memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan.
Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelahlah bulan
itu dengan se-benar2-nya. Serta-merta orang2 musyrik pun berujar,
“Muhammad, engkau benar2 telah menyihir kami!”
kejadian modelnya kaya gini gan
Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja
“menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir
orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang2
yang akan pulang dari perjalanan.
Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti
orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan
yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun
bertanya,
“Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali…”
Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir
ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah
dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda2
kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata,
“Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan
mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah
tetap… (sampai akhir surat Al-Qamar).
Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar.















































Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Mukjizat Nabi Muhammad (Arab:معجزات محمد) adalah kemampuan luar biasa yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk membuktikan kenabiannya. Dalam Islam, mukjizat terjadi hanya karena izin Allah SWT. Mukjizat terbesar NabiMuhammad adalah Al-Qur’an. Selain itu, Nabi Muhammad Saw juga diyakini pernah membelah bulan pada masa penyebaran Islam di Mekkah, dan melakukan Isra dan Mi’raj yang tidak sampai satu hari.
Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah dikatakan bahwa Rasulullah Bersabda, “Tidak ada seorang pun di antara para nabi kecuali mereka diberi sejumlah mukjizat yang di antaranya manusia beriman kepadanya dan mukjizat yang aku terima adalah wahyu. Allah mewahyukannya kepadaku. Maka aku berharap kiranya menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat.”
Menurut syariat Islam, tidak ada mukjizat yang diberikan Allah kepada seorang nabi melainkan mukjizat itu pun diberikan kepada Nabi saw. secara persis sama atau bahkan lebih hebat. Seperti Sulayman yang sanggup berbicara kepada hewan, Isa yang dapat mengetahui rahasia hati umatnya dan seterusnya.
Irhasat (Pertanda)
Tradisi Islam banyak menceritakan bahwa pada masa kelahiran dan masa sebelum kenabian, Muhammad sudah diliputi banyak irhasat (pertanda). Muhammad dilahirkan pada tanggal 22 April 570 di kalangan keluarga bangsawan Arab, Bani Hasyim. Ibnu Hisyam, dalam Sirah Nabawiyah menuliskan Muhammad memperoleh namanya dari mimpi ibunya, Aminah binti Wahab ketika mengandungnya. Aminah memperoleh mimpi bahwa ia akan melahirkan “pemimpin umat”. Mimpi itu juga yang menyuruhnya mengucapkan, “Aku meletakkan dirinya dalam lindungan Yang Maha Esa dari segala kejahatan dan pendengki.” Kisah Aminah dan Abdul Muthalib juga menunjukkan bahwa sejak kecil Muhammad adalah anak yang luar biasa.
Berikut ini adalah irhasat yang terjadi pada saat sebelum, sesudah kelahiran dan masa kecil Muhammad:
Sebelum dan sesudah kelahiran
  • Aminah binti Wahab, ibu Muhammad pada saat mengandung Muhammad tidak pernah merasa lelah seperti wanita pada umumnya,
  • Raja Khosrow (Kekaisaran Sassania dari Persia) dan para pendita Majusi bermimpi yang menakutkan.
  • Dinding istana Raja Khosrow tiba-tiba retak dan empat belas menaranya Dewan Kekaisaran ini runtuh,
  • Padamnya api yang disembah penganut Agama Majusi secara tiba-tiba,
  • Terjadinya gempa yang merobohkan tempat ibadah di sekitar Kerajaan Rum,
  • Danau dan sawah mengering.
  • Saat melahirkan Muhammad, Aminah binti Wahab tidak merasa sakit seperti wanita sewajarnya.
  • Keluarnya cahaya dari faraj Aminah yang menerangi istana negeri Syam.
  • Muhammad dilahirkan dalam keadaan sudah berkhitan.
  • Lahir dengan tali pusar sudah terputus.
Balita dan kanak-kanak
  • Halimah binti Abi-Dhua’ib, ibu susuan Muhammad dapat menyusui kembali setelah sebelumnya ia dinyatakan telah kering susunya. Halimah dan suaminya pada awalnya menolak Muhammad karena yatim. Namun, karena alasan ia tidak ingin dicemooh Bani Sa’d, ia menerima Muhammad. Selama dengan Halimah, Muhammad hidup nomaden bersama Bani Sa’d di gurun Arab selama empat tahun.
  • Ternak kambing Halimah menjadi gemuk-gemuk dan susunya pun bertambah,
  • Pada usia 5 bulan ia sudah pandai berjalan, usia 9 bulan ia sudah mampu berbicara dan pada usia 2 tahun ia sudah bisa dilepas bersama anak-anak Halimah yang lain untuk menggembala kambing.
  • Abdul Muthalib, kakek Muhammad menuturkan bahwa berhala yang ada di Ka’bah tiba-tiba terjatuh dalam keadaan bersujud saat kelahiran Muhammad. Ia juga menuturkan bahwa ia mendengar dinding Ka’bah berbicara, “Nabi yang dipilih telah lahir, yang akan menghancurkan orang-orang kafir, dan membersihkan dariku dari beberapa patung berhala ini, kemudian memerintahkan untuknya kepada Zat Yang Merajai Seluruh Alam Ini.”
  • Ketika Muhammad berusia empat tahun, ia pernah dibedah perutnya oleh dua orang berbaju putih yang terakhir diketahui sebagai malaikat. Peristiwa itu terjadi di ketika Muhammad sedang bermain dengan anak-anak Bani Sa’d dari suku Badui. Setelah kejadian itu, Muhammad dikembalikan oleh Halimah kepada Aminah. Sirah Nabawiyyah, memberikan gambaran detai bahwa kedua orang itu, “membelah dadanya, mengambil jantungnya, dan membukanya untuk mengelurkan darah kotor darinya. Lalu mereka mencuci jantung dan dadanya dengan salju.” Peristiwa seperti itu juga terulang 50 tahun kemudian saat Muhammad diIsra’kan ke Yerusalem lalu ke Sidratul Muntaha dari Mekkah.
  • Dikisahkan pula pada masa kecil Muhammad, ia telah dibimbing oleh Allah. Hal itu mulai tampak setelah ibu dan kakeknya meninggal. Dikisahkan bahwa Muhammad pernah diajak untuk menghadiri pesta dalam tradisi Jahiliyah, namun dalam perjalanan ke pesta ia merasa lelah dan tidur di jalan sehingga ia tidak mengikuti pesta tersebut.
Remaja
  • Pendeta Bahira menuturkan bahwa ia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad. Muhammad saat itu berusia 12 tahun sedang beristirahat di wilayah Bushra dari perjalannya untuk berdagang bersama Abu Thalib ke Syiria. Pendeta Bahira menceritakan bahwa kedatangan Muhammad saat itu diiringi dengan gumpalan awan yang menutupinya dari cahaya matahari. Ia juga sempat berdialog dengan Muhammad dan menyaksikan adanya sebuah “stempel kenabian” (tanda kenabian) di kulit punggungnya.
  • Tanah yang dilalui oleh unta Muhammad diperpendek jaraknya oleh Jibril, sebelah sisi kanan dijaga oleh Israfil dan sisi kirinya dijaga oleh Mikail kemudian mendung menaunginya.
Mukjizat
Berikut adalah mukjizat-mikjizat yang diperolehnya ketika Muhammad telah menerima wahyu ketika ia berusia 40 tahun. Abu Sa’ad an-Nisaburi menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Kitabu Syarafil Musthafa, bahwa kekhususan Muhammad berjumlah enam puluh. Sebagian ulama menyebutkan bahwa Nabi saw. telah dianugerahi tiga ribu mukjizat dan kekhususan. Sedangkan di dalam Al-Quran itu sendiri terdapat sekitar enam puluh ribu mukjizat.
Fisik
  • Dapat melihat dengan jelas dalam keadaan gelap.
  • Wajah Muhammad memancarkan cahaya dikegelapan pada waktu sahur.
  • Dua Sahabat Muhammad dibimbing oleh dua cahaya, setelah bertemunya.
  • Peluh yang keluar dari tubuh Muhammad memiliki bau harum, jika Muhammad berjabat tangan dengan seseorang maka aroma harum itu akan membekas selama beberapa hari ditangan orang tersebut.
  • Tubuh Muhammad memancarkan petir ketika hendak di bunuh oleh Syaibah bin ‘Utsman pada Perang Hunain.
  • Muhammad yang sanggup menghancurkan batu besar dengan tiga kali pukulan, dikala menjelang Perang Khandaq, padahal pada saat itu Muhammad belum makan selama 3 hari.
  • Muhammad sanggup merubuhkan Rukanah al-Mutthalibi bin Abdu Yazid, seorang pendekar pegulat kekar Kota Mekkah, hanya dengan dorongan saja.
Do’a
  • Mendo’akan kedua mantan menantunya (Uthbah dan Uthaibah) dimakan binatang buas, setelah mereka berkata kasar kepada Muhammad.
  • Mendoakan untuk menumbuhkan gigi salah seorang sahabatnya bernama Sabiqah yang rontok sewaktu perang.
  • Mendoakan Anas bin Malik dengan banyak harta dan anak.
  • Mendoakan supaya Kerajaan Kisra hancur, kemudian doa tersebut dikabulkan.
  • Mendoakan Ibnu Abbas menjadi orang yang faqih dalam agama Islam.
 Kharisma dan kewibawaan
  • Tatapan mata membuat Umar bin Al-Khaththab dan Abu Jahm lari terbirit-birit, ketika mereka berencana untuk membunuh Muhammad pada malam hari.
  • Tatapan mata yang menggetarkan Ghaurats bin Harits, yaitu seorang musuh yang pernah menghunus pedang kearah leher Muhammad.
  • Menjadikan tangan Abu Jahal kaku.
  • Jin yang bernama Muhayr bin Habbar membantu dakwah Muhammad, kemudian jin itu diganti namanya oleh Muhammad menjadi Abdullah bin Abhar.
  • Menghilang, menidurkan dan mengalahkan musuh
  • Menghilang saat akan dibunuh oleh utusan Amr bin at-Thufail dan Ibad bin Qays utusan dari Bani Amr pada tahun 9 Hijriah atau Tahun Utusan
  • Menghilang saat akan dilempari batu oleh Ummu Jamil, bibi Muhammad ketika ia duduk di sekitar Ka’bah dengan Abu Bakar.
  • Menghilang saat akan dibunuh Abu Jahal dimana saat itu ia sedang salat.
  • Menidurkan 10 pemuda Mekkah yang berencana membunuhnya dengan taburan pasir. Keluarnya beliau melalui orang-orang yang menunggunya di pintu rumahnya untuk membunuhnya.
  • Melemparkan segenggam tanah ke arah musuh sehingga mereka dapat dikalahkan pada Perang Hunain.
Fenomena Alam
  • Menghentikan gempa yang terjadi di Mekkah dan Madinah, dengan cara menghentakkan kakinya dan memerintahkan bukit supaya tenang.
  • Menurunkan hujan dan meredakan banjir saat musim kemarau tahun 6 Hijriah di Madinah yang saat itu mengalami musim kemarau.
  • Berbicara dengan gunung untuk mengeluarkan air bagi Uqa’il bin Abi Thalib yang kehausan.
  • Menahan matahari tenggelam.
  • Membelah bulan dua kali untuk membuktikan kenabiannya pada penduduk Mekkah.
  • Bumi menelan seorang Quraisy yang hendak membunuh Muhammad dan Abu Bakar pada saat hijrah.
 Makanan dan minuman
  • Paha kambing yang telah diracuni berbicara kepada Muhammad setelah terjadi Perang Khaibar.
  • Makanan yang di makan oleh Muhammad mengagungkan Nama Allah.
  • Makanan sedikit yang bisa dimakan sebanyak 800 orang pada Perang Khandaq.
  • Roti sedikit cukup untuk orang banyak.
  • Sepotong hati kambing cukup untuk 130 orang.
  • Makanan yang dimakan tidak berkurang justru bertambah tiga kali lipat.
  • Menjadikan beras merah sebanyak setengah kwintal yang diberikan kepada orang Badui Arab tetap utuh tidak berkurang selama berhari-hari.
  • Ikan al Anbar menjadi hidangan bagi 300 pasukan Muhammad.
  • Menjadikan minyak samin Ummu Malik tetap utuh tidak berkurang walau telah diberikan kepada Muhammad.
  • Air memancar dari sela-sela jari. Kemudian air itu untuk berwudhu 300 orang sahabat hanya dengan semangkuk air.
  • Wadah yang selalu penuh dengan air, walau sudah dituangkan hingga habis.
  • Mengeluarkan air dari sumur yang ada ditengah gurun pasir, ketika Khalid bin walid pada saat itu masih menjadi musuhnya.
  • Mengeluarkan mata air baru untuk pamannya Abu Thalib yang sedang kehausan.
  • Semangkuk susu yang bisa dibagi-bagikan kepada beberapa orang-orang Shuffah, Abu Hurayrah dan Muhammad.
  • Susu dan kencing unta bisa menyembuhkan penyakit orang Urainah.
Bayi, hewan, tumbuhan dan benda mati
  • Seorang bayi berumur satu hari bersaksi atas kerasulan Muhammad.
  • Bayi berumur 2 tahun memberi salam kepada Muhammad.
  • Persaksian seekor srigala, biawak dan kadal terhadap kerasulan Muhammad.
  • Seekor kijang berbicara kepada Muhammad.
  • Berbicara dengan beberapa ekor unta.
  • Unta besar yang melindungi Muhammad dari kejahatan Abu Jahal.
  • Seekor burung mengadu kepada Muhammad tentang kehilangan anaknya.
  • Pohon kurma dapat berbuah dengan seketika.
  • Batang pohon kurma meratap kepada Muhammad.
  • Sebuah tandan kurma yang bercahaya diberikan kepada Qatadah bin Nu’man sebagai obor penerang jalannya pulang.
  • Pohon menjadi saksi dan dibuat berbicara kepada Muhammad dan orang dusun (Arab Badui).
  • Memerintahkan pohon untuk menjadi penghalang ketika Muhammad hendak buang hajat pada suatu perjalanan.
  • Batang kayu yang kering menjadi hijau kembali ditangannya.
  • Permadani yang besaksi atas kerasulan Muhammad atas permintaan Malik bin as-Sayf.
  • Mimbar menangis setelah mendengar bacaan ayat-ayat Allah.
  • Batu, pohon dan gunung memberi salam kepada Muhammad.
  • Batu kerikil bertasbih ditelapak tangan Muhammad.
  • Memanggil batu agar menyeberangi sungai dan mengapung, menuju kearah Muhammad dan Ikrimah bin Abu Jahal.
  • Berhala-berhala runtuh dengan hanya ditunjuk oleh Muhammad.
  • Memberinya sebatang kayu yang berubah menjadi pedang kepada Ukasyah bin Mihsan, ketika pedangnya telah patah dalam sebuah pertempuran.
  • Berbicara dengan gilingan tepung Fatimah yang takut dijadikan batu-batu neraka.
  • Merubah emas hadiah raja Habib bin Malik menjadi pasir di Gunung Abi Qubaisy.
  • Memerintahkan gilingan tepung untuk berputar dengan sendirinya.
  • Secara tiba-tiba ada sarang laba-laba, dua ekor burung yang sedang mengeramkan telur dan cabang-cabang pohon yang terkulai menutupi mulut gua di Gunung Thur, sewaktu Muhammad dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran orang Quraisy.
Menyembuhkan
  • Menyembuhkan betis Ibnu al-Hakam yang terputus pada Perang Badar, kemudian Muhammad meniupnya, lalu sembuh seketika tanpa meresakan sakit sedikit pun.
  • Menyembuhkan mata Qatadah tergantung di pipinya yang terluka pada Perang Uhud, kemudian oleh Muhammad mata tersebut dimasukkan kembali dan menjadi lebih indah dari sebelumnya.
  • Menyembuhkan daya ingat Abu Hurayrah yang pelupa.
  • Menyembuhkan penyakit mata Ali bin Abi Thalib saat pemilihan pembawa bendera pemimpin dalam Perang Khaibar.
  • Menyembuhkan luka gigitan ular yang diderita Abu Bakar dengan ludahnya saat bersembunyi di Gua Hira (dalam kisah lain dikatakan Gua Tsur) dari pengejaran penduduk Mekah.
  • Menyembuhkan luka bakar ditubuh anak kecil yang bernama Muhammad bin Hathib dengan ludahnya.
  • Menyembuhkan luka bakar Amar bin Yasir yang telah dibakar oleh orang-orang kafir.
  • Menyembuhkan anak yang bisu sejak lahir, sehingga bisa berbicara.
  • Menyembuhkan mata ayah Fudayk yang putih semua dan buta.
  • Air seni Muhammad pernah terminum oleh pembantunya yang bernama Ummu Aiman, sehingga menyembuhkan sakit perut pembantunya.
  • Menyembuhkan tangan wanita yang lumpuh dengan tongkatnya.
  • Menyembuhkan penyakit kusta istri Mu’adz bin Afra’ dengan tongkatnya.
  • Menyambung tangan orang Badui yang putus setelah dipotong oleh dirinya sendiri sehabis menampar Muhammad.
  • Menyembuhkan putri raja yg cacat tanpa tangan & kaki.
  • Mengeluarkan susu dan menyembuhkan penyakit pada domba milik Ummu Ma’bad.
  • Menghidupkan orang mati
  • Menghidupkan anak perempuan yang telah mati lama dikuburannya.
Hal ghaib dan Ru’yah
  • Mendapatkan bantuan dari Malaikat Jundallah ketika dalam Perang Badar.
  • Mengetahui kejadian yang tidak dilihat olehnya.
  • Mengetahui apa yang telah terjadi, sedang terjadi, yang akan terjadi.
  • Sanggup melihat dibalik punggungnya seperti melihat dari depan.
  • Sanggup melihat dan mendengar apa yang ada dilangit dan bumi.
  • Sanggup mengetahui isi hati sahabat dan lawannya.
  • Mengetahui yang terjadi di dalam kubur.
  • Mengetahui ada seorang Yahudi yang sedang disiksa dalam kuburnya.
  • Meramalkan seorang istrinya ada yang akan menunggangi unta merah, dan disekitarnya ada banyak anjing yang menggonggong dan orang tewas. Hal itu terbukti pada Aisyah pada saat Perang Jamal di wilayah Hawwab yang mengalami kejadian yang diramalkan Muhammad.
  • Meramalkan istrinya yang paling rajin bersedekah akan meninggal tidak lama setelahnya dan terbukti dengan meninggalnya Zainab yang dikenal rajin bersedekah tidak lama setelah kematian Muhammad.
  • Meramalkan Abdullah bin Abbas akan menjadi “bapak para khalifah” yang terbukti pada keturunah Abdullah bin Abbas yang menjadi raja-raja kekhalifahan Abbasiyah selama 500 tahun.
  • Meramalkan umatnya akan terpecah belah menjadi 73 golongan.
  • Mengetahui nasib cucu-cucunya dikemudian hari, seperti nasib Hasan yang akan bermusuhan dengan Mua’wiyyah bin Abu Sufyan beserta keturunannya. Nasib Husain yang akan dibantai tentara Yazid, anak lelaki Mua’wiyyah disebuah Padang Karbala.
  • Mengetahui akan adanya Piagam Pemboikotan oleh tokoh-tokoh Quraisy.
 Mukjizat terbesar
  • Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu Mi’raj dari Baitul Maqdis ke Sidratul Muntaha, untuk menerima perintah salat dalam waktu tidak sampai satu malam.
  • Menerima firman Tuhan melalui wahyu yang kemudian dijadikan satu bundel dengan nama Al-Qur’an.
Mengalami fisik terluka dan sakit
Dari kesemua mukjizat yang dimilikinya, ia pernah mengalami sakit seperti halnya manusia pada umumnya. Keadaan-keadaan yang dialami fisik Muhammad seperti terluka karena pukulan, sabetan pedang bahkan rasa sakit akibat demam sama seperti apa yang sering dialami oleh fisik manusia biasa.
Dalam sejarah Islam, beberapa kali Muhammad terluka dan mengalami kesakitan akibat peperangan dengan musuhnya, di antaranya ketika terjadinya Perang Uhud, dalam kondisi yang sangat kritis itu, ‘Utbah bin Abi Waqqash melempar Muhammad dengan batu sehingga ia terjatuh, mengakibatkan gigi seri bawah kanan terkena dan juga melukai bibir bawahnya.
Kemudian Abdullah bin Syihab Al Zuhry tiba-tiba mendekati Muhammad dan memukul hingga keningnya terluka, tidak hanya itu saja datang pula Abdullah bin Qami’ah seorang penunggang kuda mengayunkan pedang ke bahu Muhammad dengan pukulan yang keras, pukulan pedang itu tidak sampai menembus dan merusak baju besi yang ia kenakan.
Lalu kembali Abdullah bin Syihab Al Zuhry memukul di bagian tulang pipi Muhammad hingga ada dua keping lingkaran rantai topi besi yang terlepas menembus pipi Muhammad dan akibat pukulan pedang itu ia mengalami kesakitan selama sebulan.
Peristiwa lain yang dialami oleh Muhammad, bahwa ia-pun mengalami sakit demam, bahkan menurut hadits dikisahkan demamnya lebih parah, melebihi demam yang dialami dua orang dewasa. Sebagaimana yang pernah diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud.
Apa yang dialami oleh Muhammad seperti yang dikisahkan diatas, menunjukkan bahwa ia juga mengalami keadaan yang sama seperti manusia pada umumnya, sesuai dengan fitrah sebagai manusia biasa.

Sunday, February 9, 2014

Kisah Umat Terdahulu, Pompeii Kisah Tragis Kota Perzinahan Yang Dikutuk

pompeii
Kota pompiii terletak digaris laut Mediterania, dekat kota Naples (Neapolis) di Italias Selatan. Pompeii adalah kota besar dan ramai semasa pemerintahan Kaisar Romawi Neron. Kota ini termasuk daerah koloni orang-orang Romawi, yang dihuni oleh 20.000 jiwa, 40% dari mereka adalah kalangan budak. Pompeii menjadi kota yang makmur dari tempat pesiar di musim panas yang dilengkapi villa-villa, kuil atau candi, gedung-gedung teater atau pertunjukan, pemandian dan arena laga (colisium/colesseum).
Sekrang ini, tidak ada yang tersisa dari kota ini selain berkas peninggalan kuno. Pompeii terletak di bawah gunung berapi Vasuvius yang memiliki ketinggian 1.200 m dari permukaan laut. Kota pompeii hancur akibat ledakan hebat gunung Vasuvius, ledakan super dahsyat yang mengubur kota Pompeii dan kota Herkulaneum.
Letusan gunung mulai memuntahan lava panas pada siang hari, 24 Agustus 79 M ( 491 tahun sebelum kelahiran Nabi Muhammad), yang mnyebabkan awan asap berlapis-lapis bagaikan pohon Shanbir yang menutup matahari, metubah siang menjadi gelap yang berkepanjangan. Penduduk kota Pompeii berusaha lari dan mengurung diri di dalam rumah untuk menyelamatkan diri, akan tetapi tidak ada gunanya. Hari itu adalah hari raya dewa api dalam keyakinan Romawi. (subhannallah ‘ amma yusyrikun)
Kota pompeii terkubur lava panas dan material gunung selama 1668 tahun hingga ditemukan pada tahun 1748 M, yaitu bersamaan ditemukannya kota Herkulaneum (herculaneum). Dari penemuan itu berhasil ditemukan korban meninggal dalam keadaan utuh tanpa ada kerusakan bahkan hingga gigi mereka (tetap utuh). Mimik muka yang menyatukan semua korban adalah rasa takut dan rasa terbelalak. Pada satu tempat ditemukan mayat-mayat yang keras membatu. Karena debu-debu lahar yang beracun yang bisa kita anggap sebagai alami-masuk kebagian dalam tubuh yang basah, sehingga menjaga bentuk dan rupa manusia serta binatang sebagaimana adanya.
Dari penemuan ini terungkap bagaimana krakteristik kota yang kaya serta kemakumuran yang dirasakan oleh masyaraktnya pada waktu itu. Banyak orang kaya yang hidup mewah bangga dengan kekayaan mereka. Dikota ini terdapat jaringan (instalasi)air di dalam rumah , kamar mandi umum dan jalan-jalan yang tersusun rapi dengan batu-batu, ada juga pelabuhan laut yang cangih, begitu pula panggung-panggung sandiwara , dan pasar-pasar. Sisa dan jejak peninggalan mereka menunjukkan perhatian mereka terhadap seni dan ukiran (pahatan), dan masyarakat penghuni kota ini adalah warga Romawi kuno dengan semua tingkatan dan status sosial yang termasuk budak.
Maksiat Yang Merebak Di dalam sejarahnya, para penduduk kota Pompeii gemar dan paling nomor satu dalam hal maksiat. Mereka sering menggelar perzinaan di rumah – rumah mereka, di jalan – jalan, bahkan hampir setiap rumah adalah rumah pelacuran. Banyak juga para pendatang dari Yunani dan Venesia yang ‘menikmati’ wanita – wanita disana, berhubung kota itu juga menjadi pelabuhan yang aman oleh para pelaut. Suatu pertanda bahwa masyarakat itu (Pompeii) adalah masyarakat yang rendah, bahkan lebih rendah dari binatang.
Sebelum kota ini hancur terkubur, masyarakat diwaktu itu tidak menggubris tanda-tanda akan terjadinya letusan gunung. Mereka tidak ambil dengan goncangan-goncangan kecil manapun goncangan kuat., tidak pula terhadap awan putih yang menggumpal di atas kawah gunung. Manusia disaat itu tidak belajar dari gempa bumi yang pernah menghancurkan kota mereka 17 tahun sebelumnya. Mereka tidak mengubris seruan kaisar Romawi, Neuron supaya meninggalkan kota. Berangkali alasan mereka adalah mereka memandang letusan gunung berpai membawa banyak kebaikan. Debu yang dibawa sangat kaya dengan bahan mineral yang bisa menjadi pupuk bagi tanaman mereka sehinga berbuah lebat. Air hujan yang turun kepada mereka dan mengairi tanaman yang disebabkan adanya gunung berapi tersebut yang selalu mendatangkan awan. Banyak tanda dan alamt akan terjadi letusan hebat. Beberpa hari sebelumnya terjadi goncangan hebat (gempa bumi) yang mengerikan sebagian sumur, juga mematikan sumber-sumber mata air, sementara anjing-anjing menggonggong sedih atas diamnya burung-burung.
Semua tanda itu tidak di indahkan oleh penduduk kota hingga di waktu dhuha, sementara mereka sibuk berdagang dan canda tawa, ditengah hari tanggal 24 Agustus 79 M, manusia mendengar hiruk pikuk yang menghebohkan, batu-batu besar terbelah, disusul lahar panas, asap, debu yang terbang tinggi mengarah kelangit kemudian setengah jam berikutnya semuanya jatuh menimpa kepala penduduk kota Ponpeii. Sebagian dari mereka berhasil meyelamatkan diri ke pelabuhan, dan yang lain bersembunyi dirumah-rumah dan gedung. Setelah itu mereka semua berubah menjadi mayat yang membatu. Pada penggalian jejak kota ini ditemukan kurang lebih 2000 mayat. Banyak dari mereka tergencat bebatuan yang berjatuhan menimpa atap-atap rumah dan gedung.
Beberapa jam kemudian, lahar panas yang berlimpah ruah mengubur kota tersebut dan membumihanguskan semua bentk tanda-tanda kehidupan di sana. Akhirnya kota tersebut terkubur hingga 3 meter oleh lahar panas dan debu. Setelah kejadian semburan batu panas dari Gunung Vesuvius, maka banyak ditemukan mayat – mayat bergelimpangan, dan banyak pula yang mati sedang melakukan maksiat (zina), ada juga yang melakukannya dengan sejenis dan bahkan diketahui ada yang masih berusia belia. Na’udzubiLLahi min dzalik.
Mirip memang dengan peristiwa kaum Luth –‘alayhis salaam- (kaum
penghuni kota Sodom) yang Alloh luluhlantahkan dengan hujan batu.
“ Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?
Atau apakah penduduk mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga)/ tiada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.”*(QS. Al-A’raf :96-99)
Allah membinasakan penduduk kota Romawi, Pompeii, karena mereka berbuat aniaya dimuka bumi dan banyak merusak disetiap lini kehidupan. Diantara mereka senang mengadakan pertunjukan pertarungan antara manusia dengan manusia atau dengan binatang buas, yang berakhir hingga matinya salah satu peserta laga.
Sumber : Majalh Qiblati edisi 09

Cara Memakai Sarung Yang Baik Dan Benar

13523371421217779617
Cara memakai sarung di foto ini sudah benar. Namun untuk kerapian masih kurang benar. Terlihat tumpal (garis-garis dalam sarung) masih di taruh di depan. iyonibam96.blogspot.com
Dulu saat kecil, memakai sarung merupakan hal yang sulit dan membuat malu. Bagaimana tidak, enak-enak jalan terkadang sarung melorot dengan sendirinya. Hal itu tentu akibat dari cara pemakaian sarung yang salah. Oleh ibu saya saat itu disiasati dengan menggunakan sabuk pinggang. Walah, pakai sarung kok pakai sabuk, seperti mau sekolah saja. Gumam saya saat itu.
Beberapa tahun kemudian, saya bertemu dengan para sepupu yang kebanyakan menuntut ilmu di pesantren Langitan, Tuban. Saat itu saya mulai diajari cara bersarung yang baik dan benar serta yang paling penting tidak mlorot. Dulu masih kecil mlorot itu lucu, tetapi kalau besar sarung mlorot bukan lucu lagi.
Ya. Setelah diajari itu sarung tidak lagi mudah mlorot dan rapi sekali alias tidak njerbobok (maaf tidak tahu Bahasa Indonesianya njerbobok. Secara mudah njerbobok adalah….wadah sulit juga menjelaskannya. Pokoknya kalau pakai sarung njerbobok itu tidak rapi). Bahkan saat dipakai, sarung boleh diuji coba dengan ditarik beberapa orang. Ternyata tetap tidak bisa mlorot.
Mulai saat itu saya muali bisa membedakan orang-orang yang bersarung dengan baik dan benar serta mereka yang sekadar pakai sarung. Mayoritas santri pesantren menggunakan sarung dengan baik dan benar.
Cara pertama agar sarung terlihat bagus saat dipakai adalah meletakkan tumpal (Setiap sarung biasanya ada tumpal, yakni garis yang berbeda) di belakang. Untuk meletakkan tumpal di belakang bukanlah hal yang sulit. Cukup luruskan jahitan potong yang ada di sarung dengan pusar Anda, maka secara otomatis tumpal sarung itu akan berada di belakang dan terlihat rapi.
Kedua adalah hal yang cukup penting agar sarung tidak molorot. Tarik ke atas sarung Anda, lalu cepitlah dengan dagu sambil memastikan jahitan itu juga lurus dengan dagu sedangkan kedua tangan melebarkan kain sarung. Lalu kain sarung yang ada di tangan kanan dilipat ke dalam baru kemudian ditutup kain sarung yang ada di tangan kiri atau sebaliknya. Kemudian mulailah menggulung kain sarung bagian depan dari atas ke bawah dan jangan lupa yang bagian belakang pula.
Untuk mengecek kebenaran dan kekuatan cara bersarung Anda, suruh tiga atau empat orang menarik dari bawah sarung. Jika sarung tidak melorot saat ditarik, berarti cara bersarung Anda sudah benar. Namun pastikan dulu Anda juga menggunakan celana panjang atau pendek, biar kalau cara bersarung Anda ternyata masih salah alias mlorot, tidak malu dihadapan teman-teman.
Ya, selamat mencoba. Semoga berhasil. Kalau belum berhasil ulangilah beberapa kali, kalau juga masih belum bisa, Anda boleh datang ke gubuk saya. Belajar besama gratis tidak pakai bayar. Program khusus pria. Haha…

Saturday, February 8, 2014




Kisah Wafatnya Rasulullah SAW


http://www.facebook.com/habib.mustaqin

KISAH WAFATNYA RASULULLAH SAW. Pagi itu….., meski langit telah menguning…burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya. Pagi itu…., Rasulullah dengan suara terbata memberikan petuah, “wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian Al Quran dan sunnah.” Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan bersama-sama masuk surga bersamaku.” Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah SAW.yang teduh menatap sahabatnya satu persatu. Abu bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca. Umar Dadanya naik turun menahan napas tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba . “ Rasulullah akan meninggalkan kita semua’ desah hati semua sahabat kala itu. Baginda tercinta itu hampir usai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat tatkala Ali dan Fadhal dengan sigab menangkap Rasulullah yang limbung saat turun dari mimbar. Saat itu.. seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu , Kalau bisa.
Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang berbaring lemah. Dengan keningnya berkeringat dan membasahi pelapah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. ‘’Bolehkah saya masuk?’’ tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk. “ Maafkanlah, ayahku sedang demam.’’ Kata Fatimah yang membalikan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah.‘’ Siapakah itu wahai anakku?’ tak tahulah aku ayah. Sepertinya baru sekali ini aku melihatnya.’’ Tutur Fatimah lembut. Lalu , Rasulullah menatap putrinya dengan pandangan yang menggetarkan satu-satu bagian wajahnya seolah hendak dikenang. “ ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan didunia, Dialah malakul maut.’ Kata Rasulullah. Fatimahpun menahan ledakan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri. Tapi Rasulullah menanyakan…, “ kenapa Jibril tidak ikut menyertai?” . kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap diatas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.” Wahai Jibril, jelaskan apa hakku nanti dihadapan Allah?” Tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah. ‘’ Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu, Semua surga terbuka lebar menanti kedatangannmu.” Kata jibril. Tapi itu ternyata tak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. “ Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril Lagi. “ kabarkan kepadaku…, bagaimana nasib umatku kelak?” ‘’ jangan kawatir wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku; Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada didalamnya. ‘ kata Jibril.
Detik detik semakin dekat. Saatnya Izrail melakukan tugas , perlahan ruh Rasulullah ditarik. Tampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh. Urat-urat lehernya menegang. ’’Wahai Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini?’’ lirih Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril membuang muka . ‘’ Jijikkah kau melihatku, hingga kaupalingkan wajahmu wahai Jibril?’’ Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. kemudian malaikat Jibril “ Siapa yang tega , melihat kekasih Allah direnggut ajaL.” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik karena sakit yang tak tertahankan lagi. “ya Allah, dasyat sekali maut ini, timpahkan saja saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.” Badan Rasulullah mulai dingin. Kaki dan dadanya sudah tak bergerak lagi, bibirnya bergetar seakan hendak membisikan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya. “ Uushiikumbis shalati, Wa maa malakat aimanuku” ( Peliharalah shalat dan santuni orang-orang lemah diantaramu ). Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Ali kembali mendekatkan telinganya kebibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “ Ummatii, Ummatii, Ummatii” ( Umatku, umatku, umatku) dan pupuslah kembang hidup baginda mulia itu .
Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah jika dia wafat atau dbunuh kamu berbalik kebelakang ( murtat )?

وَما مُحَمَّدٌ إِلّا رَسولٌ قَد خَلَت مِن قَبلِهِ الرُّسُلُ ۚ أَفَإِي۟ن ماتَ أَو قُتِلَ انقَلَبتُم عَلىٰ أَعقٰبِكُم ۚ وَمَن

يَنقَلِب عَلىٰ عَقِبَيهِ فَلَن يَضُرَّ اللَّهَ شَيـًٔا ۗ وَسَيَجزِى اللَّهُ الشّٰكِرينَ

Artinya :
Barang siapa yang berbalik kebelakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur ( Ali Imran ayat 144).
YAA NABI SALAAM ‘ALAIKA , YA RASUL SALAAM ‘ALAIKA, YA HABIIB SALAM ‘ALAIKA, SHOLAWATTULLAH ‘ALAIKA

Kuat Dalam Nurani