Friday, February 22, 2019

Kuat Dalam Nurani

Dia adalah wanita yang membuat semua terasa tenang, dengan segala canda, nasihat.

Dia adalah wanita yang inspiratif, banyak pelajaran yang dapat di ambil dari kisahnya.

Dia adalah wanita yang selalu bahagia dalam sedihnya, ceria dalam murungnya, sukar dalam sulitnya.

Dia kuat, sebagai seorang wanita dia yang terkuat. Keluh kesahnya tidak pernah nampak di dunianya.

Dia wanita yang tidak bisa terlihat susah, padahalnya banyak permasalahan yang harus di lewati.

Pikir saya, saya sudah dewasa.
Tanpa saya sadari dia soerang wanita yang cukup bijak dan dewasa dalam segala hal masalah.

Terimakasih. 🌹

Sunday, February 3, 2019

Kamu Adalah Salah Satu Alasanku Untuk Bahagia. Tetaplah Di Sini, Jangan Pergi.


Sulit bagiku untuk membuka hati pada sembarang wanita, meski mereka telah datang silih berganti. Bukan karena aku tak menyukainya, tapi memang hati ini saja yang belum siap menerima. Aku tahu, kamu mungkin menganggapku kuno karena lemah dalam persoalan asmara, pun dengan bahasan-bahasan cinta. Tak mengapa, itulah aku yang dengan gembira menyambutmu sebagai cinta terakhir.


Pilihanku terhadapmu selalu kusemogakan sebagai sebuah jalan yang benar, dan menuntunku pada singgasana kesetiaan. Kamu adalah cinta terakhir yang selalu kusematkan dalam jiwa.

Darimu, aku banyak belajar tentang arti menerima. Menyempurnakan segala kekuarangan menjadi sebuah kelebihan, sehingga terus belajar menjadi sosok pasangan idaman.

Awal perkenalan kita memang sudah cukup lama, sehingga kamu dan aku sudah paham apa itu arti saling menerima. Bukan hanya menerima kelebihan sebagai sepasang kekasih yang cantik dan tampan, tapi juga berusaha menyempurnakan segala bentuk kekurangan. Kini, kamu telah ku anggap sebagai guru yang dengan tulus Tuhan kirimkan, untuk memperbaiki segala kelam di masa lalu.

“Jangankan untuk pergi, bergeser sedikitpun aku sudah enggan dan tak pernah mau.”


*Sila

Thursday, January 31, 2019

Aku Mengenal Dia


Dimana masa SMA yang menyenangkan aku mulai mengenal dia. Bermula dari salah satu media sosial yang paling populer kala itu, beberapa kali salah satu akun media sosial sering kali muncul di beranda facebook ku. Penesaran, seperti mengenalnya tapi entah dimana.

Dan aku mulai memberanikan diri untuk menyapa dia melalui pesan facebook, lama dia merespon pesan yang aku kirimkan.
Setelah beberapa hari akhirnya pesan ku dibalasnya, kita mulai sering berbalas pesan lewat pesan facebook. Aku mulai berfikir untuk meminta nomor telepon dia, tetapi kala itu dia malah kirim pin BBM nya. Selanjutnya kita saling chatting, tanya kabar ini itu.

Setelah beberapa minggu kita tidak pernah saling menghubungi. Dia menjalankan hari - harinya seperti biasa, aku pun begitu. Akhirnya hal yang paling diinginkan pada masa SMA waktu itu tiba, yaitu kelulusan.
Sesekali aku melihat postingan - postingan dia yang muncul di beranda media sosial ku, dengan spontan layaknya seorang teman, aku mengomentari dengan kata "Sombong", dan kita hanya berbalas beberapa kali saja.

Tidak jarang aku meminta nomor teleponnya, karna memang dahulu aku sering ganti hp. Aku pernah berniat untuk menjalin hubungan dengannya, tapi selalu mengurungkan niatku kembali untuk menyatakan perasaanku.

Setelah 4 tahun kelulusan tidak saling menyapa dan berkabar. Pada satu hari untuk kesekian kalinya aku meminta nomor teleponnya lagi. Dan pada hari itu kita mulai saling memberikan kabar dan perhatian satu sama lain, entah apa yang ada difikiran ku waktu itu.

Kisah percintaanku mungkin tidak sebegitu mulus, sering sekali dikecewakan oleh beberapa teman wanitaku.
Pada akhirnya aku memberanikan diri untuk mengutarakan niatku dengannya, mengutarakan perasaan yang selama ini tidak pernah tersampaikan. 
Mendengar jawaban positif darinya, senang rasanya. Kenapa akhirnya sekali lagi aku berani untuk menjalin hubungan kembali, karna aku mengenal dia, dan mulai serius pada hubungan.

Kamu akhirnya menjadi teman dan sahabat dalam perjalanan yang cukup menyenangkan, sebuah perjalanan menyusuri ruang-ruang maya yang dingin dan beku. Sebuah percakapan ringan melompat dari satu masalah ke masalah lain, dari satu topik ke topik lain.

Terpisah oleh waktu, tapi terhubung oleh cita.

*Sila

Thursday, December 13, 2018

Hujan Galau


Udah hujan galau pula atau dihujani rasa 
galau.
Sebenarnya Galau gak gabakal datang kalau gak ada kata baper, ketika lo udah mulai ngerasain apa itu baper yak kelar urusan lo. Karna yak menurut gue Hidup terlalu sia sia ketika harus mengharapkan apa yang memang sudah gak mungkin, mudah aja sih seharusnya kalau emang yakin bahwa selalu ada jalan keluar disetiap masalah, Allah gak bakal kasih cobaan yang melebihi batas kemampuan hambaNya. Jadi yak kenapa harus galau disaat hujan turun? Mungkin terbawa emosi karna mencium aroma hujan atau terlalu dalam masalah yang ada?
Dari kebanyakan orang ketika galau mengeluarkan efek males, kesel dsb. yak emang luapan emosional itu kadang susah dikendalikannya, karna ketika mulai sadar dari emosi itu lo bakal nyesel atas apa yang barusan lo rasain.
Apa untungnya sih galau ? Mending mantengin buku sambil ditemenin segelas kopi galau *bukan lagi ngopi sambil galau, tapi itu emang nama kopi yang gue buat
Intinya sih kalo lo baper lo bakal galau dan galau gak bakal ada habisnya kalau lo terus terusan baper.

Friday, November 23, 2018

Menghargai tanpa harus dihargai

Setelah menghargai apa kita akan dihargai?
Belum tentu, bagi mereka yang tidak bisa menghargai seseorang seakan dirinya lebih tinggi.

Memang tipe pribadi orang itu berbeda - beda ada yang masa bodo dan ada yang sangat peduli.

Saya sendiri termasuk ke tipe yang sangat peduli, setiap apa yang saya lakukan itu harus tidak menyakiti orang sekitar. Bagi saya menghargai seseorang itu sangat penting, karena ketika kita menghargai seseorang makan orang tersebut akan merasa bahwa dirinya itu sangat penting.
Dan ketika kita tidak dihargai maka kita akan merasa bahwa diri kita itu tidak terlalu penting.

Menghargai itu hal yang sangat jarang dilakukan oleh makhluk hidup jaman sekarang.

Hargailah orang yang berada disekitarmu, karna sesuatu yang berharga itu akan sangat berarti ketika sudah tidak ada.

Jangan sampai menyesal dikemudian hari, sesuatu yang sudah hilang itu sulit untuk ditemukan kembali.

Janganlah kita menjadi orang yang egois, hanya mau dimengerti dan tidak mau mengerti.

Buang rasa egoismu. karna mengalah itu bukan berarti kalah, dan disini sikap kedewasaan orang akan terlihat.

Tua itu pasti, dewasa itu pilihan.

Ketika pengorbanan kita tidak dihargai,
maka saat itu kita sedang belajar tentang ketulusan.

Ketika usaha kita dinilai tidak penting,
Maka saat itu kita sedang belajar tentang ke ikhlasan.

Selalu ada kebahagiaan ketika kita mulai menghargai dan mensyukuri segala sesuatunya.

Jadi ketika kamu merasa ingin dihargai, coba untuk melihat diri sendiri.
Sudah menghargai orang lain atau belum.

Saling menghargai itu indah.

Dia Sila

Aku pernah jatuh sampai di dasar kata sakit, hingga aku memiliki rasa takut untuk memulai cinta yang seharusnya selalu bisa kusambut ketika ia datang, tapi rasa sakitku menutup segala mata hatiku untuk melakukan hal itu, semua terasa amat gelap. Aku tak bisa membedakan apakah cinta yang sebenarnya, ketika cintaku terkhianati lalu pergi begitu saja, ini adalah hal terburuk yang pernah kudapat.

Hadirmu mampu mengubah seluruh rasa sakit yang selalu kutakuti, seakan senyummu meyakinkan pilihanku bahwa kau adalah Wanita yang selalu kunantikan kehadirannya, selalu kunantikan untuk dapat membawaku ke dalam dunia yang penuh dengan warna indah, aku menantikanmu.


*SL

Kuat Dalam Nurani